Hari itu
Rabu, 4 Juli 2012
dan sewaktu Formasi ( Forum Komunikasi Dosen-Mahasiswa JAFT ) yang entah kapan saya lupa. hehe...
dua orang yang sangat saya kagumi, beliau bernama Pak Agung Dwie dan Pak Indri
ngungkapin kenapa di arsitektur kuliah hanya 3 bulan lalu sisanya libur.
"Sebenarnya bukan libur adek adek, kami mengharapkan dengan adanya waktu luang, adek adek bisa bikin kegiatan organisasi. Kerja praktek dan nambah pengalaman"
"Ketika diberlakukan sistem 3 bulan, mahasiswa akan lebih bisa manfaatkan waktu luang yang ada. Bikin acara di open theatre dan cari pengalaman"
Kurang lebih itu yang saya dengar dari dua orang yang hebat tersebut..
visioner..
tujuannya bagus...
Tapi pada kenyataannya yang terjadi, kebanyakan mahasiswa memanfaatkan waktu libur itu yaaaa libur, main hulalala syalala kesana kemari ( termasuk saya kayaknya )
haha :D
kampus sepi, nda ada acara, plooong !!
tujuan baik yang belum tercapai
dalam sistem 3 bulan itupun yang terasa "kesusu tenan" wooo asistensi sana asistensi sini, lembur sana lembur sini ( walaupun lembur bisa dihindarin kalo aja manajemen waktunya bener )
yap, tekanan selama 3 bulan itu mungkin nyebabkan, mbanyak anak arsi ingin bebas setelahnya. nda ada apa apa lagi free hehe
mungkin hanya segelintir orang yang belajar les, mpersiapin buat semester kedepannya. wow two thumbs for these people !! :D
tapi yang sampe bikin kegiatan ramein open theatre kayaknya belom kesampaian
ah ingin banget rasanya menginisiasi kegiatan itu, tapi pesertanya nda ada. haha -__-"
atau haruskah kita coba sistem lama, 4 bulan.
sama seperti yang lain.
dengan kedisiplinan yang tinggi
tapi bersamaan dengan waktu untuk asistensi dan eksplorasi yang lebih panjang.
dan beberapa waktu longgar bisa digunakan untuk kegiatan organisasi yang lebih mateng lagi.
ah, ingin sekali merasakannya :)
intinya semua sistem ada baik buruknya kok.
untuk yang tak rasakan sekarang ini yaa enjoy aja :D
oke sekian tulisan ini dibuat
atas nama bangsa dan negara indonesia
dimas-eka
wassalamualaikum :D