Rabu, 30 Januari 2013

Pesan Untuk Sang Penerima Pesan

Pijakan 
tepat kurang lebih 1 tahun yang lalu, saya berpijak.
Berpijak pada dasarnya.
Berpegang pada ucapan.

Ucapan yang menurut saya sangat rumit, banyak konsekuensi menjemput setelah ucapan tersebut.
Dan Pijakan tersebut.
Riak air didepannya, bisa jadi menjadi saksi bisu.

Waktu yang berlalu, mempertemukan saya kembali dengan pijakan tersebut.
Ya, lengkap dengan riak air di depannya.
Konsekuensi yang belum diselesaikan secara tuntas dari ucapan lalu tersebut, sampai sekarang masih membayangi.

Sekedar mempertanggungjawabkan di depan subjek lain mungkin terasa lebih mudah.
Tapi pijakan ini terasa menohok, mengingatkan saya bahwa pertanggungjawaban itu tidak hanya dengan sesama subjek lain saja.

Ya, konsekuensi yang belum tuntas dari ucapan saya dulu
Pasti akan meminta pertanggungjawaban.

Konsekuensi akan ketiadaan dari Konsekuensi.
Saat ini ??
Mencoba setidaknya sedikit melengkapi ketidaktuntasan konsekuensi ucapan yang lalu.
Mencoba untuk bertanggung jawab atas pertanggungjawaban yang nantinya akan diminta.
Berharap "Saya yang lain" bisa mengalahkan "Saya yang lainnya"
:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar