sedih dan senang
seperti dua padanan kata yang jauh makna
terkadang terbias, dan tersamarkan oleh sekedar refleksi ekspresi
senyum dan murung
sedih senang
pernahkah tersadar ??
dua yang saling mengisi kalbu secara bergantian
pernahkah tersadar ??
terkadang transisi yang dirasa seperti tak terasa
mengalir begitu saja.
terkadang di satu waktu "yang satu" tak mau digantikan oleh "yang lain"
pernahkah terfikir ??
dua yang tak lagi mengisi bergantian
melainkan terasa bersamaan
refleksi ekspresi yang tercermin ber riak layaknya air
pernahkah terdeskripsikan ??
layaknya aroma hujan yang mengenai tanah
tak pernah mampu dijabarkan
waktu dan kesempatan mungkin bisa kembali memecahkan
agar dua yang bersamaan menjadi dua yang bergantian.
sedih dan senang terasa dekat dan bersatu
ya, semuanya terlihat samar
layaknya eksistensi butiran garam dalam samudera
pernahkah terasakan ??
difikirkan ketika AC Milan kalah 4-0 dari barcelona, di tulis ketika arsenal unggul 1-0 atas bayern munchen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar